Belakangan ini ramai dengan perbincangan terkait kasus heat stroke pada anak yang mengakibatkan kecacatan permanen. Kira-kira kenapa bisa begitu ya? Nah, heat stroke sendiri merupakan suatu kegawatdaruratan karena pada kondisi heat stroke terjadi regulasi yang tidak normal pada tubuh dan dapat mengakibatkan kerusakan pada organ tubuh. Kondisi heat stroke dapat menyebabkan dehidrasi berat dengan gangguan elektrolit yang berpotensi menyebabkan edema otak, kerusakan otak permanen, hingga kerusakan organ lain dan gangguan irama jantung. Selain itu, kondisi heat stroke juga dapat menyebabkan koagulopati dan kerusakan endotel pembuluh darah yang dapat menyebabkan perdarahan. Pada kasus tersebut disebutkan bahwa anak mengalami kerusakan pada sistem sarafnya. Bukan tidak mungkin kalau kedua hal tersebut besar penyebab dari kerusakan saraf yang dialami sang anak.
Heat Stroke merupakan sebuah kondisi dimana terjadi gangguan regulasi suhu tubuh akibat paparan panas yang ekstrim. Berbeda dengan rasa kepanasan yang biasanya, kondisi heat stroke merupakan sebuah kegawatdaruratan medis. Anak-anak seringkali tidak menyadari ketika tubuh mulai kelelahan atau kepanasan, apalagi saat sedang asik bermain. Maka dari itu, yuk Parents kita kenali apa saja gejala dan tanda dari heat stroke pada anak.
Tanda dan gejala heat stroke yang mungkin muncul pada anak :
Kenaikan suhu tubuh, dapat mencapai >40 derajat celcius namun bisa juga di bawah 40 derajat celcius
Kebingungan, pingsan, atau tidak sadarkan diri
Lemas atau letargis
Flushing (kemerahan pada kulit)
Kulit terasa panas dan berkeringat atau tidak berkeringat. Tidak semua anak dengan heat stroke tampak berkeringat karena bisa jadi terdapat gangguan regulasi keringat yang justru memperburuk heat stroke
Sakit kepala, Mual muntah
Berkurangnya produksi urin (anak tidak BAK)
Apabila terdapat dugaan heat stroke pada si kecil, segera bawa si kecil ke Rumah Sakit ya, Parents! Namun ada beberapa langkah awal yang dapat Parents lakukan untuk mengatasi heat stroke antara lain dengan memindahkan anak ke tempat yang tidak panas, beberapa usaha untuk mendinginkan anak yang dapat dilakukan adalah dengan melonggarkan pakaian dan mengkompres anak dengan air dingin utamanya pada area telapak tangan, ketiak, leher, dan selangkangan. Hindari berkerumun karena dapat mengganggu sirkulasi udara di sekitar anak.
Tentu cuaca panas tidak selamanya bisa kita hindari, maka dari itu apabila si kecil harus berkegiatan di tempat yang panas, lakukan beberapa hal di bawah ini untuk menghindarkan si kecil dari heat stroke.
Gunakan pakaian dengan bahan yang tipis, longgar, dan menyerap keringat
Pastikan anak cukup minum!
Gunakan sun screen
Jangan pernah tinggalkan anak di dalam kendaraan
Disarankan untuk tidak berkegiatan berat seperti olahraga di saat panas sedang terik-teriknya
Referensi :
CDC - Heat Stress - Heat Related Illness
Morris A, Patel G. Heat Stroke. [Updated 2023 Feb 13]. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2024 Jan-. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK537135/

Comments
Post a Comment