Parents apakah ada yang pernah dengar tentang mommy wrist? Atau mungkin malah pernah mengalami sendiri rasanya mommy wrist? Buat yang pernah mengalami pasti tidak terlupakan bukan sakitnya? Yup, mommy wrist sendiri merupakan sebuah istilah yang sering dipakai untuk menyebut kejadian nyeri pada pergelangan tangan yang sering dialami oleh wanita terutama ibu hamil dan ibu yang baru melahirkan.Tapi apa sih sebenarnya mommy wrist ini?
Mommy wrist atau yang dikenal juga sebagai de Quervain Tenosynovitis merupakan suatu kondisi peradangan pada selubung tendon otot penggerak ibu jari dan pergelangan tangan yang menimbulkan rasa nyeri. Sensasi nyeri yang dirasa biasanya diperberat saat menggerakkan ibu jari atau pergelangan tangan, seperti saat melakukan gerakan mencubit atau membuka tutup botol.
Studi menunjukkan bahwa terdapat 2,1 dari 100 ibu hamil mengalami kejadian de Quervain’s Tenosynovitis. Insiden mommy wrist biasanya mulai meningkat saat trimester ke-3 dan gejala biasanya berkurang setelah selesai masa menyusui. Retensi cairan, perubahan hormon selama kehamilan, kondisi edema (bengkak), dan gerakan tangan repetitif (berulang) yang dilakukan saat merawat bayi seperti menggendong dan menyusui merupakan faktor-faktor yang meningkatkan risiko de Quervain Tenosynovitis pada populasi ibu hamil dan menyusui.
Meskipun dapat sembuh dengan sendirinya, nyeri pada pergelangan tangan tentunya dapat mengganggu kenyamanan dan aktivitas sehari-hari. Umumnya, de Quervain Tenosynovitis tidak memerlukan tindakan pembedahan, beberapa pilihan terapi yang aman bagi ibu hamil dan menyusui antara lain dengan pemasangan splinting, penggunaan obat anti inflamasi (NSAID), dan injeksi kortikosteroid pada area yang nyeri. Tindakan pembedahan mungkin diperlukan apabila langkah-langkah di atas tidak dapat mengurangi gejala.
FAQ/Funfact : Perbedaan CTS dengan de Quervain’s Tenosynovitis?
Selain de Quervain’s Tenosynovitis, kejadian Carpal Tunnel Syndrome juga seringkali terjadi pada ibu hamil dan menyusui loh, Parents. Lalu apa perbedaannya? Jika de Quervain’s Tenosynovitis merupakan peradangan pada tendon, pada Carpal Tunnel Syndrome (CTS) terjadi penjepitan saraf pada kompartemen di pergelangan tangan yang juga menyebabkan nyeri. Bedanya dengan de Quervain’s Tenosynovitis, keluhan nyeri pada kasus Carpal Tunnel Syndrome bersifat nyeri tajam seperti disetrum atau ditusuk, dan seringkali disertai kelemahan atau kesulitan menggerakkan jari-jari tangan. Pada CTS jari yang sulit digerakkan adalah jari telunjuk dan jari tengah, sedangkan pada de Quervain’s Tenosynovitis nyeri biasanya dirasakan saat menggerakkan ibu jari.
Referensi :
Afshar A, Tabrizi A. Pregnancy-related Hand and Wrist Problems. Arch Bone Jt Surg. 2021 May;9(3):345-349. doi: 10.22038/abjs.2020.50995.2531. PMID: 34239963; PMCID: PMC8221449.
Bae KJ, Baek GH, Lee Y, Lee J, Jo YG. Incidence and Risk Factors for Pregnancy-Related de Quervain's Tenosynovitis in South Korea: A Population-Based Epidemiologic Study. Clin Orthop Surg. 2023 Feb;15(1):145-152. doi: 10.4055/cios22099. Epub 2022 Aug 16. PMID: 36778998; PMCID: PMC9880499.
Comments
Post a Comment